Pengertian Umum Akuntansi

PENGERTIAN UMUM AKUNTANSI
Akuntansi sering disebut sebagai “Bahasa Bisnis” atau  akan lebih tepat jika disebut “bahasa pengambilan keputusan”. Semakin kita kuasai bahasa ini, akan semakin baik pula kita menangani berbagai aspek keuangan dalam kehidupan ini.
            Pernahkah Anda mengambil keputusan yang mengandung aspek keuangan?Jawabnya pasti
“Ya”. Apapun peranan anda dalam masyarakat, sebagai siswa, kepala rumah tangga, investor, manajer atau politisi pasti akan merasakan manfaat jika memahami akuntansi. Tujuan utama buku ini untuk membantu anda dalam mempelajari prosedur pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan di bidang keuangan
A. DEFINISI AKUNTANSI
Definisi menurut American Institute of Certified Publik Accounting (AICPA) adalah sebagai berikut:
“Accounting is the art of recording, classifying, and summarizing in a significant manner and in terms of money, transactions  and events which are, in part at least of a financial character, and interpreting the results thereof.
Akuntansi sebagai seni pencatatan, penggolongan, dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dan dalam ukuran moneter, transaksi, dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya
Sedangkan Accounting Principle Board (APB) Statement No. 4 mendefinisikan akuntansi sebagai suatu kegiatan jasa.Fungsinya adalah memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi sebagai dasar memilih di antara beberapa alternatif.
Apabila ditinjau dari sudut pandang pengguna jasa akuntansi, akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu disiplin ilmu dan atau aktifitas jasa yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan suatu entitas atau transaksi yang bersifat keuangan (financial)

Menurut para ahli akuntansi yaitu :
a.       Menurut Horngen & Horrisaon, JR (1989), akuntansi adalah suatu system yang mengukur aktivitas-aktivitas bisnis, memproses ke dalam laporan-laporan dan mengkomunikasikan kepada pengambil keputusan.
b.      Menurut Weygant, Kieso & Kell (1995),  akuntans adalah suatu proses yang terdiri dari 3 aktivitas yaitu mengidentifikasi, mencatat, dan mengkomunikasikan kegiatan ekonomi dari suatu organisasi kepada pihak-piak yang berkepentingan atas informasi tersebut.
c.       Menurut American Institute of Certifiet Public Accountan ( AICPA), akuntansi adalah seni mencatat, mengkalsifikasikan, dan mengikhtisarkan menurut cara tertentu dan dinyatakan dalam nilai uang, transaksi dan peristiwa itu setidaknya sebagian bersifat financial dan menginterprestasikannya.
d.      Menurut Miswonger & Fees, accounting is primarly the preparation of reports based on the record, and the interpretation of the reports, artinya akuntansi terutama membahas masalah desain sistem pencatatan, persiapan lapaoran didasarkan pada data yang tercatat dan menginterprestasikan terhadap hasilnya.
e.       Menurut Soehardi Sigit, akuntasi adalah seni mencatat, menggolongkan, menganlisa, menafsirkan dan menyajikan laporan dari peristiwa financial/keuangan yang terjadi dalam rumah tangga perusahaan atau lembaga dengan cara yang sistematis.
Kegunaan informasi akuntansi adalah untuk:
1.      Membuat perencanaan yang efektif, sekaligus mengadakan pengawasan, serta pengambilan keputusan ekonomi yang tepat oleh manajemen;
2.      Pertanggungjawaban entitas kepada para investor, kreditor, pemerintah dan sebagainya.
            Dari definisi diatas dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:
1.      Akuntansi diselenggarakan dalam suatu organisasi (biasanya berupa organisasi perusahaan). Informasi akuntansi yang dihasilkan adalah informasi tentang organisasi.
2.      Informasi akuntansi sangat penting dalam menyelenggarakan kegiatan perusahaan. Informasi ini digunakan dalam pengambilan keputusan intern organisasi (oleh manajemen- yaitu orang yang diberi tugas untuk memimpin perusahaan), dan juga untuk pengambilan keputusan oleh pihak ekstern organisasi (investor – yaitu orang-orang yang menanmkan uangnya dalam perusahaan untuk mendapatkan laba; oleh kreditur – yaitu orang-orang yang memberi pinjaman kepada perusahaan dan pihak lainnya).
Jika ditinjau dari sudut pandang proses kegiatannya, akuntansi dapat didefinisikan sebagai proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan dan penganalisaan data keuangan suatu entitas. Dari sini bisa dilihat, bahwa akuntansi merupakan kegiatan yang kompleks, menyangkut berbagai macam kegiatan, sehingga pada dasarnya akuntansi harus:
1.      Mengidentifikasikan data mana yang berkaitan atau relevan dengan keputusan yang akan diambil;
2.      Memproses atau menganalisis data yang relevan;
3.      Mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan.
Informasi keuangan dapat bermanfaat bila kita memenuhi ke tujuh kualitas sebagai berikut ini:
1.      Relevan
Relevansi suatu informasi harus dihubungkan dengan maksud penggunaannya.Bila informasi tidak relevan untuk keperluan para pengambil keputusan, maka informasi demikian tidak ada gunanya, betapapun kualitas lainnya terpenuhi.
2.      Dapat Dimengerti
Informasi harus dapat dimengerti oleh pemakainya dan dinyatakan dalam bentuk dan dengan istilah yang disesuaikan dengan batas pengertian para pemakai.
3.      Daya Uji
Pengukuran tidak dapat sepenuhnya lepas dari pertimbangan dan pendapat yang subjektif. Untuk meningkatkan manfaatnya, informasi harus dapat diuji kebenarannya oleh para pengukur yang independen dengan menggunakan metode pengukuran yang sama.
4.      Netral
Informasi harus diarahkan pada kebutuhan umum pemakai dan tidak tergantung pada kebutuhan dan keinginan pihak tertentu.
5.      Tepat Waktu
Informasi harus disampaikan sedini mungkin untuk dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan ekonomi dan untuk menghindari tertundanya pengambilan keputusan tertentu.
6.      Daya Banding
Informasi dalam laporan keuangan akan lebih berguna bila dapat dibandingkan dengan laporan keuangan periode sebelumnya dari perusahaan yang sama atau maupun dengan laporan keuangan perusahaan-perusahaan lainnya pada periode yang sama.
7.      Lengkap
Informasi keuangan dikatakan lengkap bila dapat memenuhi ke-enam tujuan kualitatif diatas dan dapat memenuhi standar pengungkapan dalam laporan keuangan
    Asumsi Dasar Akuntansi
1. Kesatuan usaha (Economic Entity)
Kegiatan perusahaan dianggap sebagai satu kesatuan yang terpisah dari pemiliknya.
2. Kelangsungan usaha (Going Concern)
Suatu perusahaan dianggap akan hidup terus untuk menyelesaikan kontrak atau perjanjian. Hal ini berpengaruh pada berbagai metode penilaian dan pengalokasian yang digunakan dalam catatan akuntansi.
  Konsep Dasar Akuntansi
1. Dasar Akrual (Accrual Basic)
Untuk mencapai tujuanya, laporan keuangan disusun atas dasar akrual.
2. Dasar Tunai (Cash Back)
Metode ini hanya mengakui transaksi atau kejadian yang sifatnya berwujud. Dan biasanya digunakan pada perusahaan yang menjual barang secara angsuran.
3. Kesatuan Usaha (Entity Concept)
Dalam akuntansi keuangan, perusahaan dianggap sebagai kesatuan ekonomi yang terpisah dari pihak-pihak yang berkepentingan dengan sumber-sumber perusahaan agar perusahaan berkewajiban mempertanggungjawabkan keuangan perusahaannya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
4. Kesinambungan (Going Concern)
Suatu usaha akan berkesinambungan apabila dapat membayar kewajibanya tepat pada waktunya dan melaksanakan usaha yang menghasilkan pendapatan.
5. Periode Akuntansi (Accounting Period)
Laporan keuangan memberikan informasi posisi keuangan perusahaan selamaperiode waktu tertentu.
6. Harga Pertukaran (Exchange Price)
Transaksi keuangan harus dicatat sebesar harga pertukaran, yaitu jumlah uang yang harus diterima atau dibayaran untk transaksi tersebut.
7. Penetapan Beban dan Pendapatan (Matching Concept)
Azas peetapan beban dan pendapatan mengaitkan beban dengan pendapatan dalam rangka menetapkan laba bersih.
8. Penetapan Harga Perolehan (Cost)
Akuntansi memilh harga perolehan untuk menyajikan nilai paling bermanfaat sebagai dasar pencatatanya.
Sumber : http://asmaulhusna2602.blogspot.com/2012/08/pengertian-umum-akuntansi.html
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Pengertian Umum Akuntansi"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top